Cara Nabi Muhammad SAW Memperingati Nuzulul Qur’an

alquran, al quran diturunkan, al quran nulkarim, alquran alkarim

17 Ramadhan – Assalamu’alaikum Semuanya, pada tanggal 22 Juni 2016 ini bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1437 H. Tentunya Semua Orang Islam tau, ada apa dibalik tanggal 17 Ramadhan 1437 H ini?

17 Ramadhan bertepatan dengan Hari besar Islam yaitu Nuzulul Qur’an, Lantas bagaimana cara terbaik untuk memperingati Nuzulul Qur’an ini? Mari Sekarang kita bahas bagaimana sih cara Rasulullah SAW memperingati Nuzulul Qur’an?.

Dalam Sebuah hadist disebutkan bahwa Malaikat Jibril selalu menemui Nabi Muhammad SAW di Bulan Ramadhan, Untuk Apa Malaikat Jibril selalu menemui Nabi Muhammad SAW? Berikut Hadist dari Al Bukhari :

كَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ . رواه البخاري

“Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Al Qur’an bersamanya.” (Riwayat Al Bukhari)
Subhanallah, Ternyata Nabi Muhammad SAW ditemui oleh Malaikat Jibril untuk membaca Alquran bersama di luar sholat. Belum cukup bagi Rasulullah SAW, Rasulullah SAW juga memperbanyak membaca Al Qur’an di dalam sholatnya. Lantas seberapa banyak Rasulullah membaca Al Quran di dalam sholatnya?
Mari kita simak Cerita Sahabat Huzaifah r.a tentang pengalamannya Sholat Tarawih bersama Rasulullah SAW.

”Pada suatu malam di Bulan Ramadhan, aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai shalatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa :

الله أكبر ذُو الجَبَرُوت وَالْمَلَكُوتِ ، وَذُو الكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ

Selanjutnya beliau mulai membaca surat Al Baqarah, sayapun mengira bahwa beliau akan berhenti pada ayat ke-100, ternyata beliau terus membaca. Sayapun kembali mengira beliau akan berhenti pada ayat ke-200, ternyata beliau terus membaca hingga akhir Al Baqarah, dan terus menyambungnya dengan surat Ali Imran hingga akhir. Kemudian beliau menyambungnya lagi dengan surat An Nisa’ hingga akhir surat. Setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung hal-hal yang menakutkan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa memohon perlindungan. Sejak usai dari shalat Isya’ pada awal malam hingga akhir malam, di saat Bilal memberi tahu beliau bahwa waktu shalat subuh telah tiba beliau hanya shalat empat rakaat.” (Riwayat Ahmad, dan Al Hakim)

Demikianlah Rasulullah memperingati Nuzulul Qur’an, beliau banyak membaca Al Qur’an tidak hanya di luar shalat, bahkan di dalam shalat Rasulullah SAW memperbanyak membaca Al Qur’an. Terhitung dari Surat Al Baqarah, Ali Imran hingga Surat An Nisa’ Rasulullah SAW membaca Al Qur’an / 5 Juz sudah Rasulullah SAW membaca Al Qur’an dalam 1 rakaat, tentunya membaca dengan penuh penghayatan akan maknanya.

Kita bisa menyimpulkan bahwasanya cara terbaik untuk memperingati Nuzulul Qur’an adalah dengan memperbanyak untuk membaca Al Quran. Mari kita sama-sama memperbaiki diri dan selalu berusaha untuk memperbanyak membaca Al Qur’an. Tak hanya untuk memperingati Nuzulul Qur’an, mari kita sempatkan membaca Al Qur’an setiap harinya meskipun hanya 1 ‘ain bahkan 1 ayat.

Terutama di Bulan Ramadhan ini, perbanyak membaca Al Qur’an, karena di Bulan ini pahala akan dilipat gandakan. Akan mudah bagi kita melakukan ini ketika ada teman dan di Bulan inilah biasa di adakan Tadarus untuk membaca Al Qur’an bersama.

Semoga Allah Memberikan kita kekuatan untuk selalu berusaha menjadi lebih baik lagi dan Semoga Kita diberi keistiqomahan dalam kebaikan, Amiiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *